Senin, 07 Mei 2012

Bahaya Masturbasi

Banyak pria melakukan masturbasi / onani, bahkan ada yang hingga kecanduan sampai-sampai jadi gelisah jika sehari saja tidak melakukannya.  masturbasi juga punya efek samping jika terlalu sering dilakukan.
Tidak ada batasan yang pasti tentang seberapa sering pria boleh masturbasi. Meski dipengaruhi banyak faktor termasuk usia, ada beberapa pendapat yang menyebut frekuensi ideal untuk ejakulasi adalah 2-3 kali seminggu baik melalui masturbasi maupun hubungan seks yang sesungguhnya. (tatapi lebih baik tidak melakukan onani / masturbasi)

Dikutip dari AskMen, masturbasi yang terlalu sering bisa memicu aktivitas berlebih pada saraf parasimpatik. Dampaknya adalah produksi hormon-hormon dan senyawa kimia seks meningkat teramasuk asetilkolin, dopamin dan serotonin.

Ketidakseimbangan kimiawi yang terjadi akibat hobi masturbasi yang terlalu sering bisa memicu berbagai macam gangguan kesehatan antara lain sebagai berikut:

1. Impotensi
Gangguan pada saraf parasimpatik bisa mempengaruhi kemampuan otak dalam merespons rangsang seksual. Akibatnya kemampuan ereksi melemah, bahkan dalam tingkat keparahan tertentu bisa menyebabkan impotensi yakni gangguan seksual yang menyebabkan penis tidak bisa berdiri sama sekali.

2. Kebocoran katup air mani
Bukan hanya ereksi saja yang terpengaruh oleh kerusakan saraf, kemampuan saluran air mani untuk membuka dan menutup pada waktu yag tepat juga terganggu. Akibatnya sperma dan air mani tidak hanya keluar saat ereksi, lendir-lendir tersebut bisa juga keluar sewaktu-waktu seperti ingus sekalipun penis sedang dalam kondisi lemas.

3. Kebotakan
Dampak lain dari ketidakseimbangan hormon yang terjadi jika terlalu sering masturbasi adalah kerontokan rambut. Jika tidak diatasi, lama-kelamaan akan memicu kebotakan atau penipisan rambut pada pria.

4. Nyeri punggung dan selangkangan
Kontraksi otot saat mengalami orgasme bisa memicu nyeri otot, terutama di daerah punggung dan selangkangan. Bagi yang melakukannya dengan tangan kosong tanpa pelumas, rasa nyeri juga bisa menyerang penis karena gesekan yang terjadi bisa menyebabkan lecet-lecet.

5. Rasa letih sepanjang hari
Setiap kali tubuhnya mengejang karena orgasme, pria akan kehilangan cukup banyak energi karena hampir semua otot akan mengalami kontraksi. Akibatnya jika terlalu sering, pria akan kehilangan gairah untuk beraktivitas dan cenderung akan merasa ngantuk sepanjang hari.

Sementara menurut pakar seks Dr Andri Wanananda MS, masturbasi relatif normal bila dilakukan tidak sampai mengggangu kegiatan produktif sehari-hari.

Diakuinya memang ada dampak masturbasi yang keseringan yakni terjadi ejakulasi dini saat sanggama dengan pasangannya.

"Hal ini disebabkan oleh kebiasaan tergesa-gesa saat masturbasi karena ingin cepat merasakan kenikmatan orgasme seorang diri (self-satisfaction). Lalu ketika ia menikah, sifat tersebut masih terpatri pada dirinya hingga mengabaikan eksistensi isterinya. Itulah yang menyebabkan banyak kasus ejakulasi dini," tutur Dr Andri dalam konsultasi kesehatan.


Akibat yang ditimbulkan oleh onani antara lain


Ejakulasi dini atau terlalu cepat selesai ketika melakukan hubungan seks yang sebenarnya. Ketika melakukan onani, biasanya orang cenderung melakukannya secara terburu-buru dengan harapan dapat segera mencapai orgasme. Cara onani yang terburu-buru ini akan membiasakan sistem syaraf untuk melakukan seks secara cepat ketika sedang bercinta. Dan hasilnya adalah ejakulasi dini.

2. Gairah seks yang lemah ketika sudah berumah tangga. Keinginan untuk melakukan hubungan seks kadang sangat rendah karena sudah terbiasa melakukan onani ketika masih muda.

3. Orang-orang jaman dulu menyebut onani yang berlebihan akan menyebabkan kebodohan karena selalu membayangkan hal-hal porno dan orientasi pikiran selalu negatif.
4. Badan jadi kurus dan lemah. Karena pikiran selalu negatif dan berpikir yang porno-porno membuat banyak energi yang terkuras. Hal ini menyebabkan badan menjadi kurus kering.
5. Sulit menikmati hubungan seks yang sebenarnya bersama wanita. Karena sejak remaja sudah terbiasa merasakan seks secara manual atau onani. Penis yang terbiasa dengan tekanan tertentu dari tangan menjadi tidak responsif terhadap rangsangan dari vagina.

6. Perasaan bersalah karena terlalu sering onani menimbulkan rasa minder dan tidak percaya diri di lingkungan sosial.
7. Bagi wanita muda yang senang masturbasi atau onani bisa merobek lapisan hymen keperawanannya.
8. Mengalami impotensi atau gagal ereksi ketika berhubungan. Orang yang melakukan onani sudah terbiasa menciptakan rangsangan yang bersifat mental berupa khayalan-khayalan, hal tersebut membuat penis tidak terbiasa dengan rangsangan fisik ketika berhubungan seks yang sebenarnya.
9. Jadi sering melamun dan pikiran selalu negatif membuat adaptasi sosial menjadi terbatas


Cara Mengatasinya :

  1. Jadikan dirimu sesibuk mungkin sehingga tidak ada waktu untuk onani.
  2. Jangan biarkan dirimu selalu menyendiri sehingga sering melamun.
  3. Pikirlah perasaan malu dengan keluarga jika seandainnya mereka mengetahui.
  4. Pikirkan dampak buruk onani dimasa depan.
  5. Dekatkan diri kepada tuhan.
  6. Jauhi teman - teman / lingkungan yang mengajak untuk melakukan onani.
  7. Jangan menonton film porno ataupun semua yang dapat mengundang nafsu seksual.
  8. Kecamkan dalam hati kalau onani adalah kegiatan yang tidak ada gunanya sama sekali.
  9. Pikirkan bagaimana jika kita menikah dan dampak buruk dari onani muncul saat itu.
  10. Banyak - banyak mengingat tuhan

Seks memang bermanfaat bagi kesehatan baik itu fisik maupun mental. Bahkan seks yang teratur menurut beberapa penelitian dapat memanjangkan umur. Onani atau masturbasi adalah bagian dari seks yang dilakukan sendiri dengan cara berfantasi seksual dan melakukan rangsangan di daerah genital.

Onani, masturbasi, coli, main sabun adalah istilah-istilah yang ditujukan untuk aktifitas seks manual untuk memuaskan diri sendiri menggunakan tangan atau bantuan alat-alat lain seperti mainan seks, sabun, dan bantal. Bagi pria yang sudah kecanduan kadang menjadikan onani sebagai aktifitas harian, beberapa yang lain mengaku tidak bisa tidur sebelum melakukan onani.

Aktifitas onani berbahaya jika dilakukan berlebihan, sebuah studi di Univesitas Paduayang dipimpin oleh Profesor Urologi Carlo Foresta, menyebutkan onani bisa menimbulkan disfungsi ereksi pada pria. 70 persen pria muda yang mengalami gangguan seksual punya kebiasaan yang sama yaitu terlalu banyak menonton film porno dan melihat foto bugil yang dilanjutkan dengan aktifitas onani.

Gangguan ereksi di usia muda dan cenderung tidak bisa menikmati hubungan seks yang sebenarnya dengan wanita kebanyakan disebabkan karena terlalu sering onani. Bahaya yang disebabkan onani terjadi karena adanya penyimpangan dalam pembentukan hormon seks dopamin. Dengan mengurangi ketergantungan pada film porno dan mengurangi aktifitas onani akan memperbaiki kembali dan meningkatkan kinerja organ dan hormon seksual secara bertahap.

Masih banyak bahaya onani yang bisa timbul. Meskipun bahaya-bahaya tersebut sebagian besar bersifat psikis tetapi jika tidak segera diatasi akan berdampak ke fisik juga.


Read more: http://emprorerfaisal.blogspot.com/2012/01/bahaya-onani-bagi-kesehatan-pria-serta.html#ixzz1uFu7XaMs

Tidak ada komentar:

Posting Komentar